Menanam pohon untuk membantu memulihkan daerah aliran sungai Citarum

Yayasan nirlaba yang berbasis di Indonesia, Trees4Trees, bekerja sama dengan berbagai mitra termasuk pemerintah Indonesia dan Microsoft, dengan difasilitasi oleh One Tree Planted, untuk menanam minimal 10 juta pohon di daerah aliran sungai Citarum pada tahun 2025. Dengan partisipasi dari masyarakat dan petani setempat, pohon-pohon tersebut akan mendukung upaya pembersihan dan mitigasi banjir. Upaya tambahan termasuk rehabilitasi lahan dan promosi wanatani juga didukung oleh penanaman pohon baru.
Merevitalisasi daerah aliran sungai yang penting
Sungai Citarum di Jawa Barat, Indonesia, telah memainkan peran penting di pedesaan selama beberapa generasi, di antaranya sebagai sumber air untuk irigasi sawah dan energi dari tiga bendungan pembangkit listrik tenaga air di sepanjang sungai. Sayangnya, sungai ini juga telah disalahgunakan sebagai tempat pembuangan limbah selama beberapa dekade, yang menyebabkan sungai ini menjadi salah satu sungai yang paling tercemar di dunia. Sejak tahun 2011, pemerintah Indonesia telah menjalankan proyek revitalisasi di sepanjang 180 kilometer sungai dengan tujuan untuk mengembalikan kualitas air menjadi layak minum.
Restorasi sungai tidak hanya mencakup tepiannya saja, tetapi juga seluruh area yang dialiri oleh sungai - daerah aliran sungainya. Salah satu aspek penting dalam restorasi adalah penanaman pohon untuk memperbaharui hutan yang telah ditebang. Hutan meningkatkan retensi air, mengurangi limpasan permukaan-termasuk polutan dan sampah-yang masuk ke sungai, dan mencegah erosi, di antara manfaat lainnya.

Reboisasi melalui kemitraan lokal
Trees4Trees biasanya menghabiskan waktu minimal lima tahun di suatu wilayah untuk membangun pohon yang ditanam dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat rehabilitasi. "Ini adalah proyek pendidikan ulang yang besar," ujar pendiri Trees4Trees, Mark Schmidt. "Indonesia adalah tempat yang sangat menantang dalam hal kehutanan; mereka menebang pohon dengan sangat cepat dan kami mencoba melakukan bagian kami untuk mengembalikan pohon-pohon tersebut." Pada tahun 2022, Trees4Trees telah menanam 3 juta pohon.
One Tree Planted menghubungkan organisasi berbasis komunitas seperti Trees4Trees dengan para sponsor seperti Microsoft. "Kami adalah organisasi yang sangat berbasis kemitraan," ujar Nils Saha, manajer proyek kehutanan perkotaan untuk One Tree Planted. "Kami mencari proyek-proyek ini dan menggandeng mitra lokal berdasarkan prioritas dan kebutuhan komunitas yang dipimpin."
Pembicaraan dengan pemerintah daerah dan survei lokasi dengan manajemen Greenland International Industrial Center (GIIC) dan Karawang International Industrial City (KIIC) yang menjadi lokasi pusat data Microsoft menghasilkan kesepakatan bagi Trees4Trees untuk menanam 22.800 pohon melalui kerja sama dengan Microsoft dan One Tree Planted. Sebagian besar pohon yang ditanam di proyek GIIC merupakan pohon buah-buahan yang dapat dipanen oleh masyarakat dan petani secara gratis. Di antara 23 jenis pohon buah asli Indonesia yang ditanam oleh Trees4Trees adalah alpukat, durian, mangga prem, dan nangka.

Menyatukan para sukarelawan komunitas
Pada tahun 2023, para sukarelawan dari kantor anak perusahaan Microsoft di Jakarta membantu One Tree Planted dan Trees4Trees menanam 1.452 pohon, membantu menghijaukan kembali daerah aliran sungai, mencegah erosi, dan meningkatkan kualitas air bagi 1.000 penduduk lokal di sekitar kampus.
Pada bulan November 2024, acara penanaman pohon sukarela yang diselenggarakan oleh One Tree Planted dan Microsoft diikuti oleh lebih dari 100 peserta di GIIC. Lebih dari 600 pohon asli Jakarta ditanam untuk mendukung ekosistem lokal secara berkelanjutan. Para sukarelawan berasal dari para pemangku kepentingan masyarakat: kontraktor umum, tim operasional pusat data dan pengembangan masyarakat, kepala sekolah dan guru dari sekolah-sekolah yang didukung oleh Digital Skills Fund, serta mitra masyarakat.
"Berpartisipasi dalam penanaman 600 pohon seperti jabon, sengon, suren, dan johar memperkuat kesadaran kami akan isu-isu lingkungan yang mendesak sekaligus mendorong komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan demi masa depan yang lebih hijau," ujar sukarelawan dan corporate communications officer PT Jaya Obayashi Ramdan Kusyani. "Terima kasih, Microsoft Indonesia!"

Menatap masa depan yang lebih hijau
Pohon-pohon ini diharapkan dapat menyerap sekitar 87,5 kg karbon dioksida dari atmosfer selama masa hidup mereka, menurut laporan dampak Trees4Trees tahun 2024. Manfaat lainnya termasuk peningkatan kesehatan tanah melalui penguraian daun dan sistem perakaran yang kuat, peningkatan keanekaragaman hayati habitat dan sumber makanan, pengurangan polutan udara di lingkungan perkotaan, dan peningkatan tutupan kanopi yang akan berkontribusi pada pendinginan perkotaan.
"Kegiatan penanaman pohon ini sangat menarik dan bermanfaat," ujar sukarelawan dan petugas lingkungan untuk Leighton Contractor Indonesia, Hisyam Adnan. "Hal ini karena Microsoft, sebagai klien, melibatkan [kontraktor umum] dalam kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran semua elemen terhadap isu global pemanasan global."
Pada tahun lalu, Microsoft telah menanam lebih dari 20.000 pohon di area GIIC dan KIIC melalui program One Tree Planted. Dengan dukungan dari Microsoft, Trees4Trees akan melanjutkan upaya penghijauan mereka di daerah perkotaan di sekitar Jakarta untuk meningkatkan komunitas dan membangun pendidikan lingkungan. Lihat apa yang telah dicapai oleh proyek ini sejauh ini, dan apa tujuannya di masa depan, dalam laporan dampak ini.
